3 Museum Keren di Arab Saudi

Makkah - Wisata religi di Arab Saudi tak hanya masjid dan ziarah makam. Ada pula museum yang mampu menambah wawasan perihal sejarah Islam.
Kota Makkah dan Madinah di Arab Saudi menjadi tujuan ibadah haji dan umrah. Tapi di kota tersebut juga terdapat museum Islam yang menarik dikunjungi untuk wisata religi. Paling tidak, ada 3 museum yang sayang dilewatkan.
Dirangkum detikTravel dari aneka macam sumber, Kamis (2/3/2017), inilah 3 museum Islam tersebut:
1. Museum Arsitektur Dua Masjid Suci
(Hestiana Dharmastuti/detikTravel) |
Museum Arsitektur Dua Masjid Suci berada di Makkah. Saat berkunjung ke museum ini, mampu mendapat banyak informasi perihal sejarah 2 masjid suci di Arab Saudi, yaitu Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Museum diresmikan oleh Raja Abdullah 20 tahun yang lalu. Masuk ke museum tak perlu bayar, tapi Wisatawan maupun jamaah haji yang ingin berkunjung wajib mengantongi izin dari Kementerian Kebudayaan Arab Saudi.
Memasuki museum, maket Masjidil Haram aneka foto Masjidil Haram serta masjid Nabawi seakan menyambut hangat pengunjung. Melangkah ke dalam, ada tangga dari kayu warna coklat dan beroda yang merupakan tangga Kakbah yang dibuat dari kayu saaj pada 1240 Hijriah.
Masih banyak lagi benda bersejarah yang dipajang di sini. Ada deretan bebatuan yang berpahat goresan pena ayat Alquran, kiswah Kakbah serta alat pemintal kiswah yang usianya ribuan tahun, display Hajar Aswad yang menggoda para pengunjung untuk berpose ria seolah menyentuh Hajar Aswad, Al Alquran yang ditulis tangan bahkan sumur air zamzam lengkap dengan tali dan ember.
Display tersebut menggambarkan lokasi sumur air zamzam di akrab Kakbah, serta penyajian air zamzam dari masa ke masa. Menarik sekali!
2. Museum Al Madinah Al Munawwarah Mariz Al Emaan
(FX Muchtar/d'Traveler) |
Di sebelah Masjid Quba di Madinah, terdapat bangunan yang dulunya merupakan toko kurma. Kini bangunan tersebut beralih fungsi menjadi Museum Al Madinah Al Munawwarah Mariz Al Emaan.
Museum tersebut tidak terlalu besar. Di sana banyak dipajang foto dan penjelasan mengenai situasi Madinah dari zaman sebelum nabi sampai ketika ini.
Kemudian ada pula maket Kota Madinah yang menggambarkan latar zaman Turki Utsmani yang lebih terlihat vintage dan rencana besarnya. Salah satu rencana besar Turki Utsmani ialah membuat jalur kereta api yang menghubungkan Madinah dengan Turki.
Namun sayangnya Turki Utsmani telah lebih dahulu runtuh. Kala itu Inggris dan kaum pemberontak bersekongkol, kemudian menguasai Saudi.
3. Museum Asmaul Husna
(Merza Gamal/d'Traveler) |
Satu lagi museum Islam yang sayang dilewatkan ketika wisata religi di Madinah, Galeri The Beautiful Names of Yang Mahakuasa atau dikenal juga sebagai Museum Asmaul Husna.
Lokasi museum ada di sebelah kanan kompleks Masjid Nabawi, di antara hotel-hotel dan sentra perbelanjaan. Terdapat dinding besar dengan Asmaul Husna atau nama-nama yang baik milik Yang Mahakuasa SWT beserta penjelasannya.
Yang menarik lagi di dalam museum tersebut, nama-nama dari Yang Mahakuasa SWT divisualisasikan dengan sesuatu yang faktual di muka bumi. Misalnya saja ada replika matahari dan planet-planet.
Di antara Asmaul husna juga terdapat foto-foto bukti tanda kebesaran Yang Mahakuasa sepeti foto pohon sequoia raksasa, foto panasnya lahar gunung api serta foto tsunami di Aceh. Beberapa gambar ini memvisualisasikan kebesaran Yang Mahakuasa SWT.
Pengunjung tentunya mampu mendapat banyak informasi menarik perihal Islam selama berkunjung ke museum-museum yang ada di Tanah Suci. Rasanya tak ada salahnya sedikit meluangkan waktu di sela-sela ibadah umrah atau haji untuk wisata ke museum bernafaskan Islam tersebut.
(Hestiana Dharmastuti/detikTravel)
(FX Muchtar/d'Traveler)
(Merza Gamal/d'Traveler)
Comments
Post a Comment