Belum Ada Pengamanan Khusus Terkait Liburan Raja Salman di GWK Bali

Badung - Kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali masih tampak normal. Belum ada pengamanan khusus dari pihak kepolisian terkait liburan Raja Salman ke Bali.
Kawasan wisata GWK dikabarkan merupakan salah satu tempat wisata khas Bali yang ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. GWK juga dikabarkan menjadi salah satu tujuan wisata Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud dikala berlibur di Bali 4-9 Maret 2017.
Pantauan detikTravel di GWK, penjagaan di lokasi masih normal. Belum ada personel keamanan aksesori yang ditugaskan untuk menjaga daerah wisata di Kabupaten Badung tersebut.
Sejak berjalan dari pintu masuk GWK, belum ada pemeriksaaan ekstra. Semuanya masih berjalan normal dan masih tetap ramai dikunjungi wisatawan.
"Kalau dari kemarin belum ada info, masih biasa saja," terperinci Customer Service GWK, Made Dwija dikala berbincang dengan detikTravel, Badung, Jumat (3/3/2017).
Kawasan GWK umumnya dibuka semenjak pukul 08.00-22.00 WITA. Para wisatawan mampu menikmati keindahan tabrakan patung nan raksasa karya seniman terkenal asal Bali, I Nyoman Nuarta. Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam kepercayaan Hindu ialah Dewa Pemelihara yang tengah mengendarai burung Garuda.
Harga tiket yang ditawarkan kepada wisatawan pun beragam, untuk wisatawan domestik dijual mulai dari Rp 60.000 untuk belum dewasa dan pelajar, sedangkan untuk remaja Rp 70.000.
Kemudian untuk wisatawan mancanegara Rp 100.000 untuk semua usia.
Kunjungan wisata Raja Salman beserta rombongan mampu saja terjadi secara tiba-tiba. Pihak GWK pun siap kalau memang dihampiri rombongan Raja Salman.
Dari sisi keamanan, petugas kepolisian dan keamanan GWK juga bersiap untuk mengawal kedatangan Raja Salman kalau akan mampir.
"Belum ada info (kedatangan), itu belum pasti soalnya adakala kunjungannya mendadak. Kalau dadakan kita juga udah biasa," kata salah satu petugas keamanan GWK yang enggan disebutkan namanya.
Comments
Post a Comment