Migas Menurun, Kemenpar Genjot Promosi Wisata Pulau Rupat Utara, Riau

Foto: dok Pemprov Riau

Bengkalis - Rupat utara merupakan salah satu pulau indah penghasil migas di Riau. Migas turun, kini Rupat utara genjot pariwisata untuk naikkan perekonomian.

Hal tersebut dikatakan Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, Tasbir, dikala menunjukkan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pariwisata se-Provinsi Riau. Menurutnya, Pulau Rupat Utara merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang tercantum dalam Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011.

"Pulau Rupat Utara memiliki pasir putih sepanjang 17 kilometer dengan kondisi pantainya yang sangat bersih. Saya sendiri telah melihat eksklusif kondisnya," kata Tasbir di Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, dalam dalam keterangan resminya kepada detikTravel, Selasa (7/3/2017).

"Hal ini sangat bagus untuk dikembangkan biar dapat meningkatkan target kunjungan wisatawan. Maka dari itu akan diperbanyak penginapan sederhana, membuat paket wisata serta menciptakan keamanan, ketertiban dan kebersihan. Ini merupakan modal awal untuk menyebarkan destiniasi pariwisata di Rupat utara," imbuh dia.

Dinas Pariwisata di Provinsi Riau pun dipersilakan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata. Pihaknya ingin tolong-menolong menyebarkan pariwisata sebagai tujuan tercapainya target kunjungan wisatawan yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Provinsi Riau, kata Tasbir, memang dikenal sebagai tempat penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Namun, dikala ini sektor migas dan kerikil bara secara nasional pertumbuhannya semakin menurun. Di sisi lain yang dapat ditingkatkan nilai ekonominya yaitu sektor pariwisata.

"Pemerintah dan masyarakat Riau jangan terlalu berharap lagi dengan kondisi sektor migas, mari tolong-menolong kita kembangkan sektor pariwisata guna meningkatkan ekonomi masyarakat. Migas di provinsi Riau sebentar lagi akan habis, masyarakat Riau harus bangkit, jangan terlena dengan kondisi masa lalu, mari kita bangkitkan kepariwisataan di Riau," urai Tasbir.

Menanggapi hal tersebut, para kepala Dinas Pariwisata se-Provinsi Riau pun menyambut dengan tangan terbuka. Dengan jargon 'No More Oil and Gas Let's Star Tourism' dua pihak ini berkomitmen menyebarkan pariwisata di Provinsi Riau.

Selain dihadiri oleh para Kepala Dinas Pariwisata se-Provinsi Riau, rapat teknis juga dihadiri Direktur Hubungan antar Lembaga Dalam Negeri Badan ekonomi Kreatif, Hasan Abud, dan Kasubdit Alokasi Pendanaan Pemerintah Pusat Bidang Ekonomi Maritim dan Sumber Daya (Bappenas) RI Eka Chandra Buana.

Comments

Popular posts from this blog

Kuliner dan Tarian Nusantara Siap Hebohkan Event Pariwisata di Australia

Animo Traveler di GATF Tinggi, BNI Siapkan Cashback Rp 1,5 Juta

Tahun 2016, Makin Banyak Turis Indonesia Liburan ke Singapura